Andai Saja Presiden Kita (Share)

[Senin, 6 Juli 2009]

Seumur Hidup Nyoblos, Cuma Tembus Sekali!

MANNN....... dua hari lagi kita kudu nyontreng calon presiden kita!! Aku setuju banget kalo presiden tuh dipilih langsung ama rakyatnya. Karena itu nunjukin yang namanya demokrasi. Aku yakin seluruh masyarakat Indonesia juga setuju itu. Untuk milih segala sesuatu emang kudu secara demokrasi. Dan alangkah lebih baiknya jika seluruh rakyat Indonesia ikur terlibat. Apalagi buat milih presiden, cing!
Calon presiden yang aku suka itu, ya yang pasti kudu pinter dan cerdas. Wajib hukumnya tuh. Soalnya khan dia kudu bisa ngatur banyak hal. Dari urusan dalam negeri, kayak pembangunan negara Indonesia dan masalah-masalah yang bakal dihadapi. Belum lagi urusan luar negeri dengan diplomasi sana-sini, dan masih segambreng lagi, yang nggak mungkin aku jembreng di sini. Kriteria lain yaitu kudu berkharisma dan berwibawa. Itu juga perlu. Pas kecil, aku sempet bangga banget kalo ada presiden Indonesia yang lagi bersanding ama presiden-presiden dari negara lain, kayak pertemuan PBB atau konferensi apa gitu. Keren aja gitu punya presiden yang bisa dianggap ama pemimpin negara lain. Hehehe..
Kalo urusan presiden punya dana gede atau nggak, aku nggak mikirin sih. Yang penting presiden itu bisa menghasilkan duit buat negara alias bisa ngolah uang. Percuma aja punya dana gede kalo dipake buat keperluan pribadinya. Sama juga boong boss!
Kita nggak tau apa yang bakal terjadi di negara ini. Jadi aku nggak terlalu bikin patokan bidang apa yang bakal diangkat atau diperhatikan sama calon presiden. Yang aku pengenin yaitu calon presiden yang punya program mantab. Mantab disini berarti nggak terlalu muluk dan bisa merealisasikan programnya itu. Mendingan kita tau seberapa kemampuan yang kita punya, terus memaksimalkan daya kita disitu. Jadi aku suka sama calon presiden, siapapun itu, yang nggak terlalu menggembor-gemborkan program yang menurutku agak nggak mungkin terealisasi.
Siapapun orangnya, baik dari rakyat jelata, purnawirawan militer, anak pejabat, pengusaha sukses, milyader, i don’t really care. Karena siapapun yang terpilih, rakyat akan mendukung program-program yang dia bikin. Jadi dia kudu tau program-programnya bisa dijalankan alias cocok nggak kalo diterapin sama rakyat Indonesia. Karena rakyat itu sama dengan wakilnya presiden. Rakyat pasti terlibat dalam semua program yang dibuat oleh presiden. Intinya antara masyarakat dan pemerintah kudu ada sinergi. Masyarakat punya kesadaran untuk melakukan yang terbaik untuk negaranya, presidennya bertugas sebagai back-up atau istilahnya penyambung lidah lah..
Sayangnya, guys.. Seumur hidup aku nyoblos, cuma sekali pilihanku yang kepilih! Hahaha.. heran juga jadinya. Itu juga hasil yang aku pilih mengecewakan. Nggak bikin perubahan yang berarti.
Tapi kayaknya meskipun presidennya ganti atau tetep untuk pemilu ini, kayaknya nggak bakal ada perubahan yang signifikan dalam hidupku. Palingan harga barang tetep aja mahal, kuliah juga bakal tetep mahal, dan budaya di Indonesia juga semakin lama semakin tergerus sama westernisasi.
But, siapa juga sih yang nggak mau tanah air yang kita sayangi ini bisa maju dan berjaya di masa depan? Harapanku sih masih besar banget. Yang penting nasionalisme tetep tertanam dan diamalkan di kehidupan sehari-hari, nggak cuma dimulut aja. Oke sob? Indonesia kudu dianggep oleh negara lain. That’s the point! (arm)

Ervin – drummer Cokelat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Download MP3 Movie | DBL Radar Jogja