Hidupkan Karakter Imajinasi Beethoven

[Selasa, 7 Juli 2009]

LastElise
Hidupkan Karakter Imajinasi Beethoven

GUYS, kalian punya sosok karakter imajinasi yang banyak berpengaruh di keseharianmu? Karena berawal dari imajinasi itu salah satu band asal Jogja sukses nembus kompilasi Indiefest Vol. 3. Sapa lagi kalo LastElise yang hingga sekarang masih saja eksis. Band yang dikendalikan oleh Surya (gitar & vokal), Erwyn (drum & keyboard) serta Helmi (bass) ini harus diakui emang punya sosok karakter imajinasi yang kuat, yang kemudian memayungi mereka, yaitu Elise. ”Inspirasi sosok Elise kami dapet dari karya Bethoven, Fur Elise. Kayaknya Elise penting banget buat Bethoven,” ucap Surya yang biasa mainin gitar Ibanez Jet King. Nurut LastElise, karakter yang diciptain ama Bethoven ini sangat menarik untuk dieksplor lebih jauh, sebab disamping unik, karakter ini juga bikin penasaran. Maka band yang berdiri 12 Desember 2007 ini mendeklarasikan diri ”bermain-main” ama sosok karakter unik rekaan Bethoven ini. ”Melalui sosok Elise ini kami mencoba ngegambarin sebuah realita kehidupan melalui musik dan lirik kami,” jelas cowok kelahiran Kendal ini. Sebagai bukti, coba aja simak track jagoan mereka yang nangkring di kompilasi Indifest Vol.3, A Thousand Miles From The Atmosphere. Di lagu ini, LastElise nyeritain keluguan bocah 15 tahun yang ada di tengah-tengah kompleksitas masalah di dunianya. Dengan balutan musik alternatif era akhir 1990-an, kita serasa kayak dibawa ke masa kejayaan Radiohead gitu deh. Sebagai salah satu band yang pernah ngeramein album kompilasi Indie, LastElise memaknai indie sebagai sebuah scene yang nongol karena kejenuhan ama mainstream. So nggak semua kalangan bisa nerima musik indie begitu saja. Maka indie bergerak secara minoritas melalui komunitas. Surya juga nambahin kalo jangan pernah batasin musikalitas dan ngotak-ngotakin musik, sebab hal ini bikin musik nggak berkembang. Ngerilis full album jadi salah satu agenda yang harus dilakuin ama LastElise. ”Saat ini kami tengah ngelakuin proses recording lagu, tapi kami nggak terlalu terburu-buru sih, sebab kami pengen dapet hasil yang maksimal,” kata sang gitaris sekaligus vokalis LastElise. Kalo udah punya album sendiri, mereka berharap suatu saat nanti bisa ngisi soundtrack film. Wah asyik juga tuh... Dan nggak kalah pentingnya, LastElise juga berharap kelak musik bisa menjadi sebuah edukasi, so bukan cuma sebagai spirits trend ato lifestyle aja. Widih… ajib banget kan visi mereka untuk jadiin musik sebagai edukasi. (why/fer)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Download MP3 Movie | DBL Radar Jogja